Rabu, 19 Oktober 2011

tugas kimia terapan

TUGAS KIMIA TERAPAN KELOMPOK V
PEMANENAN NATA DE COCO



DISUSUN OLEH :

1. Diah Wulandari
2. M. Hafizh
3. Novia Hanasti
4. Khairunnisa


Kelas : X RMBI II


Guru Pembimbing : Ibu Rizka

Kementerian Agama
MAN 1 Model Kota Bengkulu
Tahun Ajaran 2010/2011

Kata Pengantar

P

uji syukur kami penjatkan atas Kehadirat Allah yang maha kuasa, atas rahmat dan Karunia-Nya makalah Kimia Terapan untuk kelas X RMBI 2 MAN 1 Model dapat diselesaikan dengan baik.
Makalah ini disusun agar pembaca dapat memperluas ilmu tentang Pemanenan Nata de Coco, yang kami sajikan berdasarkan pengamatan dari berbagai sumber.
Dengan demikian, makalah ini merupakan sarana yang tepat untuk mempelajari sebagian ilmu Kimia Terapan yang terkonsep serta membentuk pola masyarakat yang baik.
Kami menyadari bahwa tidak ada sesuatu yang sempurna. Jadi, kritik dan saran yang membangun dari berbagai pihak kami terima dengan senang hati demi kebaikan makalah kami ini.
















Daftar isi



Judul ……………………………………………………………………………………...………
Kata Pengantar ……………………………………………………………………......... i
Daftar isi ………………………………………………………………..……………… ii
BAB I Pendahuluan. ……………………………………………………………... 1
1.1 Landasan teori ………………………………………………………... 1
A. Tujuan……………………………………………………………………... 1
B. Masalah……………………………………………………………………. 1
BAB II 2.2 Pembahasan………………………………………………………......... 2
BAB III 3.3 Kesimpulan ….………………………………………………………... 4
















BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Landasan Teori
1. Teori Acetobacter Xy,inum
Bakteri Acetobacter xylinum tergolong family Pseudomonas dan genus Acetobacter. Berbentuk bulat dengan panjang 2 mikron, biasanya terdapat sebagai sel tunggal atau kadang kadang berikatan dengan sel lain membentuk ikatan seperti rantai.Bakteri ini membentuk asam dari glukosa, etil alcohol, propel alcohol atau glikol.Mengoksidasi asam asetat menjadi CO2 dan air. Sifat yang spesifik dari bakteri ini adalah membentuk lapisan tebal pada permukaan media fermentasi yang ternyata adalah komponen yang menyerupai sellulosa (sellulosa material). Komponen ini selanjutnya dinamakan nata.

2. Teori Thiman
Menurut Thiman (1962) pembentukan nata de coco terjadi karena proses pengambilan glukosa dari larutan gula dalam air kelapa oleh sel-sel Acetobacter xylinum. Kenudian glukosa tersebut digabungkan dengan asam lemak membentuk precursor (penciri nata) pada membrane sel. Prekursor ini selanjutnya dikeluarkan dalam bentuk akskresi dan bersama enzim mempolimerisasikan glukosa menjadi sellulosa material diluar sel. Komponen ini akan membentuk sel mikrofibril yang panjang dalam cairan fermentasi.

A. Tujuan
Untuk mengetahui cara pemanenan nata de coco dari air kelapa dengan fermentasi.
B. Masalah
Banyaknya masyarakat yang belum mengetahui cara untuk memanen Nata de Coco.
BAB II
2.2 Pembahasan
1. Pemanenan Nata
1. Nata yang terbentuk diambil dan dibuang bagian yang rusak (jika ada), lalu dibersihkan dengan air (dibilas). Kemudian direndam dengan air bersih selama 1 hari.
2. Pada hari kedua rendaman diganti dengan air bersih dan direndam lagi selama 1 hari.
3. Pada hari ketiga nata dicuci bersih dan dipotong bentuk kubus (ukuran sesuai selera) kemudian direbus hingga mendidih dan air rebusan yang pertama dibuang.
4. Nata yang telah dibuang airnya tadi, kemudian direbus lagi dan ditambahkan dengan satu sendok makan asam sitrat.
5. Pengolahan
1. Jika ingin dimasak sebagai campuran es buah, nata hasil point 5 d, ditambah dengan gula dan sirup sesuai selera.
2. Jika ingin digunakan dilain hari dapat disimpan di dalam lemari es.
6. Pengemasan Nata
1. Nata hasil 5 d dimasukkan ke dalam plastik dalam kondisi masih panas (mendidih) dan diusahakan tidak terdapat gelembung udara dalam kemasan.
2. Plastik (kemasan) ditutup rapat dengan karet atau sealer.
3. Nata siap dipasarkan.



BAB III
3.3 Kesimpulan

Nata de Coco itu berasal dari Filipina.
Dan di Jepang, dipercaya bahwa nata de coco dapat
melindungi tubuh dari kanker dan sebagai makanan diet.

Survey bahwa Indonesia merupakan negara
penghasil kelapa terbesar di dunia, diikuti India dan
Filipina.